Kegiatan Ulang Tahun SMPN 2 Bantarujeg Kabupaten Majalengka

Tanpa kita sadari hari terus berganti, terkadang kita tak mau tahu minggu terus berlalu tanpa, bulan terus berjalan, bahkan tahun yang terus berjalan, tak terasa kini kampus tercinta SMP Negeri 2 Bantarujeg Kabupaten Majalengka kini telah menginjak usia 16 tahun. Walaupun belum masuk usia seven teen, namun selayaknya anak remaja belasan tahun yang memiliki motivasi tinggi dalam mencapai impiannya, idealismenya selalu berusaha untuk tetap teguh meraih mimpi mengejar prestasi. Demikian-pun SMPN 2 Bantarujeg diusianya yang ke-16 ini selalu berusaha keras untuk tetap mampu memfungsikan diri menjadi sebuah lembaga pendidikan yang mampu memberikan inspirasi dan konstribusi positif bagi perkembangan dunia pendidikan. Khususnya pendidikan di lingkungan Desa Salawangi dan desa-desa pendukung, juga bagi perkembangan pendidikan di Kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka, dan senantiasa ikut berkiprah dalam usaha mencerdasakan kehidupan bangsa tercinta Indonesia.
 

SMPN 2 Bantarujeg sebagai wiyatamandala selalu berusaha memfungsikan diri dalam rangka mendidik peserta didik sebagai upaya untuk mengembangkan kepribadian mereka, memberikan pengajaran kepada peserta didik sebagai upaya untuk mengembangkan logika penalaran mereka, dan sekolah SMPN 2 Bantarujeg pun semaksimal mungkin memfungsikan diri untuk mampu melatih peserta didik yang pada pelaksanaannya dilakukan melalui serangkaian kegiatan melalui pembinaan dan pengembangan praktika. Sehingga pada kesimpulannya para peserta didik mampu memiliki kekuatan spiritual, cerdas dan terampil dalam kehidupan bermasyarakatsebagaimana yang diharapkan Pemerintah yang tertuang dalam UU No. 20 tahun 2003 yang menyebutkan bahwa "Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaan agar peserta didik secara aktif mengembangkan diri untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara". (UU No. 20/2003).


Harapan SMPN 2 Bantarujeg untuk dapat mencetak peserta didik yang handal bukanlah sesuatu hal yang mudah. Banyak faktor yang berperan dalam proses pencapaian tujuan akhir dari proses pendidikan ini. Faktor pembelajaran, fasilitas fisik, laboratorium, perpustakaan, bimbingan akademik, kegiatan ekstra kurikuler, pembelajaran administrasi dan unsur-unsur lainnya yang terlibat dalam proses terselengaranya proses pendidikan pada suatu instansi atau lembaga pendidikan merupakan faktor yang penting dan saling berkaitan dalam menunjang suksesnya proses pendidikan dan tercetaknya out put yang dapat diandalkan. Hal ini didukung oleh UU No. 20/1989 yang menyebutkan bahwa: "Efektivitas dan pembelajaran dari sumber daya pendidikan yang terwujud sebagai tenaga, dana, sarana dan prasarana yang tersedia atau diadakan dan didayagunakan oleh keluarga, masayarakat, peserta didik dan pemerintah, baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama".
 

Untuk memenuhi semua harapan baik yang tersurat dalam Visi dan Misi SMPN 2 Bantarujeg, juga yang terkandung dalam undang-undang, maka semua itu memerlukan dukungan dan partisipasi dari semua elemen masyarakat dan semua unsur pendidikan. Ikatan kerjasama dari semua pihak terutama dari sekolah-sekolah pendukung SMPN 2 Bantarujeg sangat diperlukan demi perkembangan dalam dinamika pendidikan di SMPN 2 Bantarujeg. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah konkrit demi tercapainya ikatan kerjasama yang baik tersebut. Perayaan ulang tahun SMPN 2 Bantarujeg yang ke-16 tahun 2010 ini, adalah salah satu upaya dalam menggalang persatuan dan kesatuan demi dinamika pendidikan di SMPN 2 Bantarujeg dapat berjalan dengan baik menuju ke arah yang lebih baik.


Apabila pada dua tahun sebelumnya acara dies natalis dibuka secara resmi oleh Bupati Majalengka, maka pada tahun 2010 masih merupakan sebuah kehormatan bagi SMP Negeri 2 Bantarujeg, pada acara dies natalisnya yang ke-16 dapat dibuka secara resmi oleh Ibu Eka selaku anggota DPRD Kab. Majalengka

Dalam sambutannya, Ibu Eka selain mengucapkan rasa terima kasih atas undangannya yang telah diberikan oleh SMPN 2 Bantarujeg, beliau juga menyampaikan beberapa pesan lainnya kaitannya dengan anggaran pendidikan Kabupaten Majalengka yang merupakan leading sector nya. Harapan yang besar disampaikan oleh beliau agar kiranya pendidikan di Kabupaten. Majalengka terutama di wilayah Kecamatan Bantarujeg dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Oleh karena itu peran serta semua pihak terutama peran guru sangat diutamakan. Ibu Eka menyebutkan bahwa minimal ada 4 (empat) faktor yang diperlukan oleh seorang pendidikan agar dapat menjadi seorang pendidik yang cemerlang, yakni:

  • Menjunjung tinggi & memuliakan
  • Berorientasi kebenaran
  • Menguasai metode pengajaran dan ruang lingkup pendidikan
  • Selalu menambah ilmu dan pengetahuan
Kaitannya dengan masalah guru dan anggaran pendidikan Ibu Eka menjelaskan Bahwa saat ini kabupaten Majalengka tengah membenahi masalah membludaknya guru honor. Di Kabupaten Majalengka guru honor saat ini sudah mencapai 4.400 orang. Dengan jumlah guru honor yang begitu besar, hal inilah konon yang membingungkan pihak pemerintah dalam membuat keputusan tentang bagaimana kelanjutannya dari pemberian insentif yang hanya Rp. 75.000,- per bulan kepada guru-guru honor. Inti dari pembahasannya mengenai insentif bagi guru honor pada sambutannya saat itu, adalah bahwa pemerintah belum siap mengucurkan dana Rp. 75.000,- per bulan kepada guru honor dengan alasan akan memvalidasi data-data guru honor yang sebenar-benarnya.


Menyangkut masalah guru yang telah bersertifikasi, Ibu Eka menyampaikan bahwa dari Komisi D direncanakan akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan kepada guru-guru yang telah bersertifikasi. Apakah ada perbedaan antara guru yang telah tersertifikasi dengan guru yang belum tersertifikasi. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sebagaimana banyak dilaporkan oleh masyarakat kepada Komisi D bahwa guru-guru yang telah disertifikasi tidak menunjukan perbedaan dengan sebelum disertifikasi. Artinya, pemerintah hanya menyia-nyiakan keuangan Negara demi istilah sertifikasi yang sesungguhnya tidak memberikan banyak manfaat bagi proses pendidikan yang lebih baik.
"Selamat hari jadi yang ke-16 kepada SMPN 2 Bantarujeg, mudah-mudahan dengan hari jadinya ini SMPN 2 Bantarujeg semakin maju dan menjadi sekolah unggulan sehingga dapat menjadi kiblat bagi lembaga-lembaga pendidikan di wilayah selatan. Dan diharapkan pula, SMPN 2 Bantarujeg ini harus memiliki ciri khas tersendiri. Ini dimaksudkan agar SMPN 2 Bantarujeg dapat terlihat lebih memiliki karakter" kata Ibu Eka pada akhir sambutannya.

 

Kesibukan Panitia kegiatan HUT Ke-16 SMPN 2 Bantarujeg semakin disibukan dengan berbagai tugasnya masing-masing setelah acara lomba-lomba mulai dilakukan. Untuk menghemat waktu, karena direncanakan kegiatan HUT hanya akan dilaksanakan satu hari saja, maka 3 (tiga) jenis lomba yang ada yaitu Lomba Pidato Bahasa Inggris, Lomba Baca Puisi Bahasa Indonesia, dan Lomba Bola Voly Putra dan Putri antar SD/MI se-kecamatan Bantarujeg dilaksanakan bersamaan dengan menggunakan beberapa lokasi kegiatan sesuai dengan yang telah ditentukan. Lomba Pidato Bahasa Inggris dilakukan di Ruang Lab IPA, Lomba Baca Puisi di Ruang Kelas IX. D, dan Lomba Bola Voly dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola dan Finalnya dilaksanakan langsung di Lapangan Bola Voly SMP Negeri 2 Bantarujeg.


Peserta yang mengikuti lomba pada HUT Ke-16 SMPN 2 Bantarujeg Tahun 2010 ini adalah SD/MI yang berada di wilayah Kecamatan Bantarujeg dan Talaga yang merupakan SD/MI pendukung SMPN 2 Bantarujeg sebanyak 14 sekolah namun yang hadir mengikuti kegiatan hanya 10 sekolah. 


Walaupun kegitan HUT Ke-16 SMPN 2 Bantarujeg ini sempat diguyur hujan, hal tersebut tidak mengurangi kemeriahan kegiatan. Panitia dan Peserta Lomba tetap semangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan. Sehingga diujung acara tepatnya pada Upacara Penutupan, PKS Kesiswaan Bpk. Enceng Ikhsan Muslim, S. Pd. Menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaannya kepada semua pihak yang telah terlibat dan yang telah membantu pelaksanaan perayaan Hari Ulang Tahun Ke-16 SMP Negeri 2 Bantarujeg Tahun 2010 ini.

Akhirnya tepat pada pukul 16.00 kegiatan berakhir dan diakhiri dengan upacara Penutupan serta pembagian Tropi dan Uang Pembinaan kepada para pemenang lomba. Adapun hasil akhir kegiatan lomba pada HUT Ke-16 SMPN 2 Bantarujeg Tahun 2010 ini dapat dilihat pada tabel berikut:


Tabel Hasil Lomba Dalam Rangka HUT SMPN 2 Bantarujeg Ke-16


Nama Lomba
Bola Voly Putra
Bola Voly Putri
Baca Puisi Bahasa Indonesia
Pidato Bahasa Inggris
Juara I
SDN Salawangi IISDN Salawangi IIAsep Suandi (SDN Salawangi IIIAnissa Aulia Ruhimat (SDN Mekaraharja I)
Juara II
SDN Mekaraharja ISDN Silihwangi IOlisa (SDN Mekaraharja I)Irma Imansari (SDN Cinambo I)
Juara III
SDN Cimanggu ISDN Silihwangi II
-
-
Juara IV
SDN Mekaraharja I BSDN Cinambo I
-
-

Foto-foto Kegiatan:


 
=============


Tim Liputan: Rudi Dede Rahmat, S.Pd. & Mumun Surahman, S.Pd.

Fokal Goes to School 2010

Salam sejahtera untuk semuanya, semoga Allah senantiasa mencurahkan taufik dan hidayah-Nya untuk kita semua. Amien..
FOKAL Community present :

 Fokal Goes to School 2010

Berkunjung dan bisa berinteraksi dengan civitas akademik SMPN 2 Bantarujeg Kabupaten Majalengka adalah sebuah kebanggaan, karena dengannya bisa lebih terjalin tali silaturahmi lebih erat. Kesempatan ini pun menjadi luar biasa, sebab di tengah kesibukan pengurus, FOKAL masih bisa menggelar acara ini.

FOKAL Goes to School adalah sebuah program rutin FOKAL tiap tahun, dimana acara ini lebih terfokus sosialisasi kepada kelas IX yang dalam waktu dekat akan berganti status menjadi alumni. Maka dipandang perlu bagi FOKAL untuk melakukan sosialisasi seputer keFOKALan kepada junior-juniornya. Lebih jauh acara ini sebagai ajang pemberian motivasi kepada calon alumni supaya mereka-mereka lebih semangat dalam memandang ke depan, lebih terdorong untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Hal penting lain adalah supaya calon alumni tetap memiliki ikatan emosional yang baik dengan almamaternya di saat mereka resmi menjadi alumni, disaat mereka-mereka sudah mulai menjauh untuk meretas jalannya
sendiri.

Tentunya hal ini salah salah satu indikator yang baik dan patut diapresiasi, karena salah satu ciri sekolah yang maju adalah dengan melihat outputnya yang melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi (dalam hal ini SMA atau yang sederajat). Dengan banyaknya yang melanjutkan pendidikan diharapkan kualitas sumber daya manusia akan menjadi lebih baik. Nantinya nama baik alumni akan memiliki korelasi positif juga dengan almamater.


Alumni yang memiliki ikatan emosional yang baik akan memiliki kedekatan dengan alamamternya, sehingga dari hal ini muncul kepedulian terhadap almamater yang telah membesarknnya. Mereka akan merindukan guru-gurunya, sahabat-sahabatnya, dan bahkan bangunan gedung serta lingkungannya yang dipandang memiliki catatan historis dalam jenak-jenak pengalaman yang pernah dilaluinya. Pertanyaannya, dari mana dan bagaimana ikatan emosional yang baik itu bisa ditumbuhkan? Hal ini akan melibatkan beberapa pihak, seluruh stakeholder sekolah, orang tua siswa, masyarakat dan pemerintah harus menjalin sinergi yang baik dan kondusif. Tapi kata kunci dominan memang ada di diri siswa sendiri dengan bimbingan seluruh stakeholder sekolah.

FOKAL Goes to School 2010 alhamdulilah berjalan dengan cukup lancar pada Sabtu, 1 Mei yang lalu. Sambutan hangat dari Bapak Kepala Sekolah dan guru-guru serta Staf TU telah memberikan semangat yang luar biasa bagi kami. Juga antusias adik-adik kelas IX calon alumni dalam mengikuti acara ini, meski tidak semua adik-adik hadir tapi yang kemarin hadir adalah mayoritas. Dari pengurus FOKAL memang kurang begitu optimal, terutama dari sisi personal yang hadir, tapi bagi kami sendiri hal ini memandang wajar, sebab kesibukan yang sedang mereka jalani menjadi alasan logis mereka untuk belum bisa hadir.

Acara dimulai sekitar pukul 07.45, setelah terlebih dahulu Tim FOKAL melakukan pembicaraan dengan Bapak Kepala Sekolah yang didamping Pembina OSIS. Dalam arahannya Bapak Kepala Sekolah menyambut baik dan memberikan dukungan terhadap program FOKAL ini, harapannya kegiatan yang diadakan FOKAL akan mampu memberikan nilai positif, bisa menjembatani komunikasi yang baik antara alumni dengan almamater dan bisa menjadikan motivasi buat adik-adik khususnya calon alumni untuk bisa melanjutkan pendidikannya dengan tidak melupakan almamater yang telah membesarkannya.

Bertempat di Aula, acara yang digelar ini cukup antuasias diikuti oleh adik-adik kelas IX. Diawali dengan pembukaan oleh Kang Ade Sukmara selaku moderator acara, sesi berikutnya giliran Kang Atep Iswanto yang berbicara mengenai apa-mengapa-bagaimana FOKAL. Ada juga sesi motivation giving oleh Kang Ahmad Fuadi, S.Si. Ada pertanyaan yang cukup menarik dari salah seorang adik-adik, hla ini mengenai agenda FOKAL yang kurang begitu berjalan dengan baik terutama agenda Milad ke 2 pada 2009, pertanyaannya, mengapa agenda milad ke 2 itu bisa tidak berjalan?

Dari FOKAL sendiri pertanyaan ini merupakan sebuah kritikan yang sangat baik. Memang diakui bahwa agenda milad ke 2 FOKAL tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya, tapi hal ini bukan berarti tidak ada planning. Planning ada tapi masalahnya tidak mampu menjaga dan konsisten menjankan rencana itu. Mungkin alasan klasik yang sering terlontar dari sahabat-sahabat :faktor kesibukan. Tapi harapan masih tetap ada, bahwa ke dean agenda penting FOKAL harus mendapat pengawalan serta berusaha menjaga konsistensinya supaya bisa terlaksana.

Tentunya, terhadap ada yang terjadi, khususnya yang berkaitan dengan agenda FOKAL ini. Ucapan terima kasih kami haturkan kepada : Bapak Kepala Sekolah SMPN 2 Bantarujeg beserta guru-guru beserta Staf TU, kepada Dewan Penasihat FOKAL dan jajaran pengurus, juga adik-adik siswa kelas VII, VIII dan IX. Kalian ada, dan kamipun ada. Thank for all….

Hasil UN 2010 SMPN 2 Bantarujeg Kabupaten Majalengka

Seperti pada postingan sebelumnya, bahwa Pengumuman Hasil UN SMP/MTs tahun 2010 telah diumumkan pada hari Kamis (6/5) dan hasil UN SMP/MTs 2010 diumumkan oleh masing-masing sekolah pada Juma’t (7/5) kemarin. Adapun cara pengumuman hasil UN 2010 tergantung sekolah masing-masing ada yang via SMS dengan nomer khusus, melalui situs internet, ada juga yang masih menggunakan cara konvensional yaitu dengan mengumumkan di papan pengumuman masing-masing sekolah atau dengan amplop tertutup yang diberikan kepada masing-masing wali murid atau dikirim langsung ke rumah peserta UN.

Khusus di SMPN 2 Bantarujeg Kabupaten Majalengka, pengumuman kelulusan UN SMP 2010 diumumkan langsung di sekolah pada amplop tertutup yang diberikan kepada masing-masing siswa, walaupun menurut Kadisdik Kabupaten Majalengka Drs. H. Rieswan Graha, M.Pd. cara ini tidak boleh dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan beliau menganjurkan untuk memberikan hasil UN 2010 langsung diantarkan ke alamat siswa masing-masing. Cara ini dilakukan dengan pertimbangan kondisi geografis SMP Negeri 2 Bantarujeg Kabupaten Majalengka yang terletak di daerah yang bisa dibilang “daerah terpencil’ dengan sarana tranfortasi yang langka, daerah yang berjauhan dan ditambah dengan kondisi jalan yang rusak berat terutama jalan antara Desa salawangi dan Desa Cimanggu akibat lalu lintas truk pengangkut batu dari daerah tambang batu di Desa Cimanggu.

Sesuai dengan Standar kelulusan ujian nasioanl pada tahun 2010 dimana siswa dinyatakan lulus apabila memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya, maka hasil UN 2010 SMP Negeri 2 Bantarujeg kabupaten Majalengka adalah: jumlah peserta UN laki-laki 62 siswa, perempuan 73 siswa jumlah keseluruhan sebanyak 135 peserta hasilnya adalah 135 siswa dinyatakan LULUS dan 0 siswa dinyatakan MENGULANG dengan kata lain tingkat kelulusan di SMP Negeri 2 Bantarujeg kabupaten Majalengka adalah 100 %. Siswa yang memperoleh jumlah nilai tertinggi adalah FIFIT FITROTUL FATIMAH dengan jumlah nilai 30,10 dan siswa yang mendapat nilai terendah adalah IKBAL ABDUL LATIF dengan jumlah nilai 22,20.

Adapun rekapitulasi hasil UN 2010 SMP Negeri 2 Bantarujeg adalah sebagai berikut:

HASIL UN 2010 SMPN 2 BANTARUJEG
NILAI
B. IND
B. INGG
MAT
IPA
JML
KLASIFIKASI
B
C
B
C
B
RATA-RATA
7,15
6,28
6,55
6,49
26,37
TERENDAH
4,80
4,20
5,25
4,50
22,20
TERTINGGI
8,60
7,60
8,00
7,75
30,10
STANDAR DEVIASI
0,81
0,65
0,49
0,61
1,75

Akhirnya selamat buat siswa-siswi SMP 2 Negeri Bantarujeg yang telah berhasil/lulus dalam UN 2010 semoga kalian dapat meneruskan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi dan dapat diterima di sekolah sesuai dengan yang diinginkan.


Pengumuman Hasil UN atau Ujian Nasional 2010 Tingkat SMP/MTs

Pengumuman hasil UN SMP/MTs Tahun Ajaran 2009/2010 diumumkan secara serempak pada hari Kamis Tanggal 6 Mei 2010. Berikut saya kutip informasinya dari situs KOMINFO NEWSROOM Badan Informasi Publik Departemen Komunikasi dan Informatika :
Sebanyak 3.254.365 siswa atau 90,27 persen peserta Ujian Nasional Utama SMP/MTs/SMPT 2010 dinyatakan lulus, sedangkan siswa yang harus mengulang UN sebanyak 350.798 siswa atau 9,73 persen. Jumlah peserta UN SMP sederajat 2010 sebanyak 3.605.163 orang.

“Angka kelulusan itu jika dibandingkan UN tahun 2009, dengan jumlah peserta 3.441.815 siswa, mengalami penurunan, karena tingkat kelulusan tahun lalu mencapai 95,09 persen,” kata Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh saat memberikan keterangan pers tentang hasil UN SMP sederajat di Gedung Kemendiknas RI di Jakarta, Kamis (6/5).
Namun demikian, katanya, sebagaimana pada UN tingkat SMA sederajat, UN untuk siswa SMP sederajat juga ada UN ulangnya, sehinga besar kemungkinan tingkat kelulusan UN SMP juga akan meningkat.
Mendiknas menyebutkan, dari 9,73 persen siswa yang harus mengulang UN, ada beberapa provinsi yang paling tinggi persentase mengulangnya, yakni Nusa Tenggara Timur (39,87 persen), Gorontalo (38,80 persen), dan Bangka Belitung (34,69 persen), sedangkan yang paling kecil adalah Provinsi Bali, hanya 1,4 persen.

Sementara itu persentase siswa yang harus mengulang menurut jumlah mata pelajarannya (MP), katanya, sebanyak 21,19 persen atau 74.317 siswa harus mengulang satu mata pelajaran, 37,14 persen atau sebanyak 130.277 siswa mengulang dua mata pelajaran, 29,41 persen atau 103.185 siswa mengulang tiga mata pelajaran, dan 12,26 persen atau 43.019 siswa mengulang empat pelajaran.
Mendiknas menyebutkan, dari hasil UN SMP 2010 juga diketahui ada sebanyak 561 sekolah atau 1,31 persen yang kelulusannya nol persen dengan jumlah siswa 9.283 orang atau 0,26 persen.
“Kemudian ada sebanyak 17.852 sekolah (41,64 persen) yang kelulusannya 100 persen, dengan jumlah siswa sebanyak 1.116.761 siswa atau 31,32 persen,” kata M. Nuh.

Mendiknas juga mengatakan ada 102 sekolah SMP sederajat yang masuk dalam 102 besar sekolah yang memiliki nilai rata-rata UN tertinggi. Dikemukakan, peringkat pertama adalah SMP Negeri 1 Tulungagung di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dengan jumlah peserta UN sebanyak 394 siswa, tingkat kelulusan 100 persen, dengan nilai rata-rata UN mencapai 9,38.

Kemudian peringkat kedua SMP Negeri 1 Denpasar di Kota Denpasar, Bali, jumlah peserta UN 295 siswa, tingkat kelulusan 100 persen, juga dengan nilai rata-rata 9,38. SMP Negeri 1 Denpasar berada di peringkat dua karena jumlah siswanya lebih sedikit dibanding SMP N 1 Tulungagung.

Peringkat tiga diraih SMP Singapore National Academy Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dengan jumlah peserta satu siswa, tingkat kelulusan 100 persen, dengan nilai rata-rata 9,34.

Kemudian peringkat empat adalah MTs Tanfa’ul Ulum Kapungrembug, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dengan jumlah peserta 27 siswa, tingkat kelulusan 100 persen, dengan nilai rata-rata 9,32, dan peringkat lima MTs Al Islami Sungai Jepun, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, jumlah peserta empat orang, tingkat kelulusan 100 persen, nilai rata-rata 9,31.

Tiga Siswi Terbaik
Mendiknas Mohammad Nuh pada kesempatan sama mengatakan ada tiga tiga siswa terbaik yang memiliki nilai tertinggi dalam UN SMP sederajat 2010, yaitu 9,95, mereka adalah adalah Fitriyan Dwi Rahayu (siswi SMPN 1 Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah), Ni Made Yuli Lestari (siswi SMPN 1 Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali), dan Ni Kadek Indra Puspayant (siswi SMPN 1 Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali).

"Nilai rata-ratanya 9,95, hampir semua mata pelajaran memperoleh nilai 10. Hal yang mengejutkan, para siswa terbaik ini bukan pelajar dari Semarang, DKI Jakarta, atau Surabaya, namun dari sebuah kota kecil. Bapak Presiden mungkin akan telepon ke kepala sekolah dari siswa terbaik itu, dan pemerintah juga dipastikan akan memberikan penghargaan kepada sekolah itu,” katanya.
Ia menambahkan juga bahwa Kemendiknas akan memberikan penghargaan kepada tiga siswa terbaik itu, misalnya dalam bentuk beasiswa, sedangkan untuk sekolah yang berprestasi akan diberikan bantuan pengembangan sekolah, misalnya membangun laboratorium.

Menurut Mendiknas, para siswa yang memiliki nilai tertinggi justru ada di daerah kecil, dan hal itu menunjukkan bahwa prestasi siswa didik tidak ditentukan oleh lokasi sekolah dengan fasilitas sekolah yang lengkap yang biasanya ada di kota-kota besar.
“Artinya lokasi sekolah tidak memberikan jaminan seseorang akan berprestasi, karena terbukti siswa yang terbaik bukan berasal dari ibu kota provinsi,” katanya.

Dikemukakan, hasil UN SMP sederajat 2010 akan diumumkan oleh masing-masing sekolah pada Juma’t (7/5). Para siswa yang harus mengulang UN, katanya, diminta untuk mempersiapkan diri menghadapi UN ulang yang akan dilaksanakan 17-20 Mei 2010.
"Masih ada 10 hari untuk mempersiapkan diri. Para siswa, juga kepala sekolah, guru dan para orangtua diminta tetap memberikan dukungan, dorongan, dan motivasi, sehingga anak-anaknya bisa sukses," katanya.(T.Ad/ysoel)
=======================================================
Untuk SMP Negeri 2 Bantarujeg pengumunan Kelulusan UN 2010 akan diumumkan besok pada hari Jumat tanggal 7 Mei 2010 di sekolah dengan cara konvensional yaitu melalui amplop tertutup yang akan diberikan kepada masing-masing siswa. Oleh karena itu buat seluruh siswa kelas 9 agar hadir ke sekolah jam 7 pagi untuk menerima hasil kelulusan UN. Mudah-mudahan semuanya pada lulus ya.

Rencana Kegiatan Ulang Tahun SMPN 2 Bantarujeg Kabupaten Majalengka Ke-16

SMP Negeri 2 Bantarujeg sebagai sebuah lembaga pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka yang berada ditengah-tengah masyarakat dan dibesarkan oleh masyarakat merasa berkewajiban untuk selalu tetap eksis berada ditengah masyarakat dan terus menerus mengadakan inovasi menuju peningkatan mutu pendidikan.

Dalam memperingati hari jadinya yang ke-16 akan mengadakan berbagai kegiatan perlombaan dan pertandingan yang pesertanya adalah para siswa sekolah dasar yang berada di lingkungan kecamatan Bantarujeg. Adapun perlombaan yang akan dilaksanakan adalah Lomba Pidato Bahasa Inggris (English Speech Contest), Lomba Baca Puisi,  dan Tournament Bola Volly antar SD/MI se-wilayah kecamatan Bantarujeg dan sekitarnya. Hal ini penting untuk dilaksanakan sebagai daya tarik bagi siswa Sekolah Dasar untuk mau melanjutkan pendidikan dasar ke tingkat SMP khususnya ke SMPN 2 Bantarujeg

Tujuan Kegiatan
Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah :
  1. Sebagai upaya pengenalan program Wawasan Wiyata Mandala SMPN 2 Bantarujeg kepada para siswa Sekolah Dasar sekitar pendukung.
  2. Menjalin hubungan yang baik antar sesama lembaga pendidikan dasar (SD/MI) yang ada di lingkungan Kecamatan Bantarujeg.
  3. Mencari anak berbakat dibidang Seni dan olah raga khususnya Bola Volly dalam rangka menuju sekolah unggulan dibidang seni dan olah raga Bola Volly.
  4. Membuka kesempatan peserta didik Sekolah Dasar (SD) untuk melanjutkan studinya di SMPN 2 Bantarujeg.
Sasaran Kegiatan
Sasaran Utama kegiatan ini adalah siswa Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah yang ada di lingkungan Kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka.

Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan ini akan adilaksanakan pada :
  • Hari      : Sabtu
  • Tanggal : 15 Mei 2010
  • Tempat : Kampus SMP Negeri 2 Bantarujeg
Kepanitiaan
  1. Penanggung Jawab : Ending Supardi Putra, S.Pd.(Kepala SMP Negeri 2 Bantarujeg), dan Rahmat Siswadi, S.Pd. (Wakasek SMP Negeri 2 Bantarujeg)
  2. Penasehat : Yayat Supriatna, S.Pd. (Pengawas Pembina) dan Edi Humaedi, BA (Ketua Komite Sekolah)
  3. Ketua : Enceng Iksan Muslim, S.Pd.
  4. Wakil Ketua : Usep Suryana, S.Pd.
  5. Sekretaris : Drs. Bahrudin
  6. Bendahara : Mumun Surahman, S.Pd.
Seksi-Seksi
1. Koordinator :
  • Turnamen Bola Volly : Rahmat Siswadi,S.Pd.
  • Lomba Baca Puisi : Kosman Darta, S.Pd.
  • Lomba Pidato B.Inggris : Mumun Surahman,S.Pd.
2. Seksi Usaha : 
  • Yusuf Hidayat, S.P.
  • Agus Nurhidayat, S.Pd.
  • Nendar, S.Pd.
  • Jaka Eka Permana, S.Pd.
3. Seksi Kegiatan : 
4. Seksi Peralatan : 
  • Drs. Ucup
  • Edi Rusmadi, S.Pd.
  • Jajang Supriatna
  • Yayat Supriatna
  • Adhi Lukman
5. Seksi Dokumentasi : 
  • Deden Sugianto, S.Pd.
  • Jaja Jakaria, S.Pd.
  • M.Lili Romlianto
6. Seksi Konsumsi : Ibu-ibu Guru dan Tata Usaha

Jenis Kegiatan
  1. Turnamen Bola Volley Putra/Putri
  2. Lomba Pidato Bahasa Inggris (English Speech Contest)
  3. Lomba Baca Puisi
Demikian rencana kegiatan Hari Ulang Tahun SMP Negeri 2 Bantarujeg ini, semoga Bapak/Ibu/Saudara dan semua pihak terkait dapat berpartisipasi aktif demi kelancaran kegiatan tersebut. Atas segala perhatian dan bantuanya kami ucapkan terima kasih, semoga Allah SWT. senantiasa membalasnya, Amiin.